- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Di kehidupan yang sedang kamu jalani, seberapa sering masalah yang menghampirimu? Apakah ketika masalah datang ia membawa rombongannya sekaligus? Atau satu per satu, yang bahkan satu masalah belum selesai sudah datang masalah lain? Tentu banyak sekali macamnya, ya. Dibilang capek, tapi bagaimana lagi memang inilah risiko berkehidupan.
Lalu, di antara aneka bentuk masalah yang pernah silih berganti itu, pernahkah kamu ingin menyerah? Aku pun juga tidak lepas dari masalah atau hal-hal yang menyebalkan dan menyakitkan yang mengiringi langkah perjalananku. Rasa capek hingga rasanya ingin menyerah menurutku itu manusiawi. Masih menjadi manusia yang waras saja sudah sangat bersyukur dan itu membanggakan tentunya.
Lewat banyak cerita orang lain yang aku lihat dan dengar, masalah datang sesuai porsinya. Semua orang mempunyai masalah dengan porsinya masing-masing. Lalu, aku merenung, masalah hidup memang merupakan bagian yang tidak mengenal waktu, tidak terhindarkan, namun menjadi pembelajaran untuk tumbuh. Kita juga masih diberi bentuk keberuntungan lain seperti bisa menghirup udara, bisa melihat kelucuan tingkah anak-anak, atau bisa merasakan kebahagiaan kecil lainnya yang mungkin saja untuk meringankan beban gelisah. Dan Tuhan percaya bahwa kita adalah manusia-manusia kuat.
Mungkin drawing ini cocok untuk kita semua yang sedang dirundung masalah. Tepat setahun lalu, aku membuat karya ini. Dari sebuah renungan atas ruang-ruang gelap yang melekat dalam hidup.
Ia berjudul:
SUKAR BELUKAR
Graphite, Charcoal on Paper
43 x 53 cm
2025
"Hidup tidak pernah jauh-jauh dari kepala manusia yang isinya berbagai model kepelikan. Kesukaran atau kesulitan ujian dalam hidup selalu mengelilingi tanpa permisi, tanpa mengenal waktu. Ia tumbuh liar lalu membelenggu bebas seperti semak belukar.
Permasalahan berkehidupan selalu menjadi pusaran yang melekat di dalam diri. Sebanyak apapun usaha untuk menghilangkannya, ia akan tetap menampakkan dirinya sesuai porsinya.
Karya ini menjadi reminder bahwa tiap individu memang memiliki permasalahan hidup sesuai porsinya, namun di sana (dan aku percaya) masih tumbuh bunga-bunga keberuntungan lain di antara ceruk-ceruk kesulitan itu."
Aku selalu berdo'a, kita semua selalu dikelilingi kabar yang menyenangkan di setiap langkah berkehidupan.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya


Komentar
Posting Komentar