Banyak hal-hal kecil di sekitar kita yg menarik untuk dibekukan dalam bidikan foto, maupun bentuk sketsa. Selain menggambar, memotret menjadi salah satu kebiasaan yang sering aku geluti belakangan ini, meskipun sudah lama aku menyukainya.
Dengan memotret, aku bisa lebih banyak mengabadikan momen kecil di sekitar. Seperti, pohon kemuning memekarkan dirinya November lalu, bunga peace lily yang betah mekar dua bulan lamanya, berjumpa tumbuhan yang hidup di sela-sela retaknya bebatuan, bahkan menemukan rumah kosong terbengkalai peninggalan bekicot. Momen yang kata orang tidak begitu penting.
Namun penangkapan momen itu bisa sangat berarti. Bisa menjadi potongan-potongan arsip sebagai referensi dalam pembuatan kekaryaanku selanjutnya. Pelan-pelan aku belajar membidik objek random, mengotak-atik rumus pewarnaan yang memiliki esensi tertentu, yang kupelajari dari seorang ahli.
Mengenal seseorang yang tak terduga juga bisa mendapatkan banyak pelajaran, bukan?
Kau masih kesulitan menemukan momen kecil? Coba lakukan ketika kau sedang menunggu. Benar, menunggu memang terkadang membuat bosan.
Beberapa waktu lalu, aku membunuh bosan itu dengan melihat sekitar. Gang kecil di samping masjid menarik perhatianku untuk dipotret saat antre panjang di toilet. Melipir sebentar sambil menunggu antrean habis. Aku menemukan gemasnya atap rumah yang dirambati tumbuhan, hingga adegan kucing yang mengencingi genteng warga sambil melirikku dengan muka tengilnya. Sayang sekali ketengilannya tidak sempat tertangkap kamera.
Komentar
Posting Komentar